25 Mei 2018

Inilah 5 Cara Membedakan Oli Palsu dengan Oli Asli

5 Cara Membedakan Oli Palsu dengan Oli Asli

OTOBERITA.com- 5 Cara Paling Mudah Membedakan Oli Palsu dengan Oli Asli. Semakin banyak kendaraan bermotor yang melintasi jalan, maka secara otomatis permintaaan pasar terhadap sparepart dan beberapa pendukung kendaraan bermotor pasti semakin tinggi. Seperti contoh oli pelumas mesin untuk motor maupun mobil. Namun sudah tak asing lagi tentunya bila semakin tinggi permintaan pasar akan oli pelumas, pasti dibarengi dengan temuan hal yang cukup aneh oleh para distributor maupun konsumen yang tak lain adalah oli pelumas palsu. Itulah suatu hal yang sangat merugikan konsumen maupun distributor pemegang merk oli yang mana telah dipalsukan.

Dengan demikian, anda sebagai konsumen perlu mengetahui beberapa cara mudah membedakan oli palsu dengan oli asli. Berikut ini 5 cara mudah membedakan oli palsu dengan oli asli, agar nantinya di saat membeli oli pelumas kendaraan bermotor tidak merasa tertipu.

5 Cara Membedakan Oli Pelumas Asli Atau Palsu

1. Perhatikan Kemasan Botol Oli

Cara pertama yang perlu anda lakukan yakni memperhatikan kemasan botol oli, sebab biasanya para pelaku pemalsu oli pelumas kendaraan bermotor memanfaatkan ketersediaan botol kemasan bekas yang didapatnya dari bekas hasil pemakaian oli pelumas. Itulah salah satu ciri yang bisa mengidentifikasikan bagi konsumen untuk mencurigai kualitas oli pelumas yang berada dalam botol kemasan.

Diketahui produsen oli asli tidak pernah menggunakan botol kemasan daur ulang untuk mengemas setiap produknya agar memberikan ciri keaslian produk oli pelumas miliknya.

2. Lihat Label Pada Kemasan Oli

Cara kedua yakni coba anda lihat di bagian label atau logo kemasan oli, sebab pihak pabrikan pastinya selalu memakai teknologi percetakan yang bagus untuk sekedar membuat label kemasan oli mereka. Namun bagi sebagian pabrikan ada pula yang memberikan semacam hologramic atau kode khusus pada label kemasan oli.

Meski kemasan oli palsu hampir mirip dengan oli asli, namun biasanya kualitas printing cukup rendah karena untuk membuat label perlu men-scan label aslinya. Sehingga detail kualitas label mudah diketahui yang mana menunjukkan bahwa itu adalah oli pelumas palsu.

3. Nomor Identitas Pada Botol Kemasan Oli

Setiap pabrikan tentunya membekali botol kemasan oli mereka dengan nomor identitas. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa oli tersebut asli atau palsu. Peletakan nomor biasanya ada di dua bagian yakni tutup botol dan kemasan botol oli pelumas. Bila anda mendapati perbedaan nomor identitas pada kedua bagian tersebut, maka dipastikan oli pelumas yang anda beli adalah palsu.

4. Kondisi Tutup Botol

Produsen oli pelumas asli biasanya menggunakan teknologi canggih untuk pembuatan tutup botol kemasan oli asli, sehingga sekali pemakaian tutup botol akan rusak setelah dibuka. Secara tidak langsung tentunya oknum pemalsu oli tidak menggunakan tutup botol bekas atau hasil daur ulang tersebut.

5. Kondisi Warna Atau Bau Oli Asli

Ciri terakhir yakni pada kondisi warna oli asli itu bening dan baunya tidak aneh. Namun bila oli palsu cenderung baunya gosong dan warnanya keruh.

Ada salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh konsumen yaitu,

Bagaimana bila telah terlanjur menggunakan oli pelumas palsu ? Hal ini bisa dideteksi dengan cara bila sudah dipakai dengan jarak antara 1.500 hingga 2.000 kilometer, kondisi oli akan berubah menjadi hitam pekat. Hal ini disebabkan telah terjadi oksidasi secara hebat.

Kemudian efek pada mesin akan cepat mengalami keausan sehingga umur mesin menjadi lebih pendek. Inilah yang membuat biaya perawatan kendaraan bermotor jadi membengkak.

Itulah 5 cara mudah membedakan oli palsu dengan oli asli. Semoga ulasan yang kami berikan bermanfaat untuk kalian, serta membuat kita bisa terhindar dari pembelian oli palsu yang beredar di pasaran.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*